Penggunaan Metode Natural Language Paradigm Untuk Meningkatkan Kemampuan Ekspresif Pada Anak Dislogia Dengan Autism Spectrum Disorder

Penulis

  • Yulidar Ikatan Lulusan Akademi Terapi Wicara Indonesia
  • Raudya Izzani Politeknik Arutala Johana Hendarto

DOI:

https://doi.org/10.59898/jawara.v3i2.55

Kata Kunci:

Bahasa ekspresif, Dislogia, Autism Spectrum Disorder

Abstrak

Latar belakang: Gangguan bahasa ekspresif merupakan permasalahan yang sering ditemukan pada anak dislogia dengan Autism Spectrum Disorder (ASD). Berdasarkan penelitian, kondisi ini menunjukkan dampak signifikan terhadap kemampuan komunikasi. Hambatan menyampaikan pikiran, perasaan, atau kebutuhan membuat anak ASD sering mengalami kesulitan berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sekitarnya. Ketidakmampuan mengekspresikan bahasa secara optimal tidak hanya menghambat proses sosialisasi, tetapi juga memengaruhi perkembangan kognitif serta keterampilan adaptif, serta membuat anak frustasi. Melihat besarnya dampak gangguan bahasa ekspresif, diperlukan intervensi yang terarah dan komprehensif untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak. Intervensi tersebut dapat mencakup pendekatan terapi wicara, penggunaan media visual, pemodelan bahasa, maupun strategi komunikasi alternatif dan augmentatif

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa ada pengaruh metode Natural Language Paradigm dapat meningkatkan kemampuan bahasa ekspresifnya.

Metode Menggunakan quasi eksperimen subjek tunggal menggunakan desain A1-B-A2, Pada A1 adalah merupakan kegiatan pretest sebelum diberikan intervensi. Pada B merupakan intervensi dan A2 merupakan posttest yang setelah diberikan intervensi dengan menggunakan Natural Language Paradigm sebanyak 10 kali pertemuan. (1)(Widodo SA, 2021)

 

Hasil: Setelah diberikan penanganan terapi sebanyak 10 sesi pertemuan menunjukkan adanya keberhasilan

 

Kesimpulan Dapat dinyatakan bahwa dari kegiatan intervensi yang telah dilakukan sebanyak 10 sesi pertemuan dengan menerapkan Natural Language Paradigm cukup berhasil untuk meningkatkan kemampuan bahasa ekspresifnya

 

Saran: Penelitian lebih lanjut dengan sample yang lebih besar diperlukan untuk meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif  temuan ini dan mengembangkan pelaksanaan yang lebih durasinya serta komperhensif pada kasus dislogia dengan Autism Spectrum Disorder

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-24