Gambaran Hasil Pemeriksaan Pasien Gangguan Menelan Fase Faringeal Usia 64 tahun
DOI:
https://doi.org/10.59898/jawara.v4i1.69Kata Kunci:
gangguan menelan, disfagia faringeal, lansia, kanker nasofaringAbstrak
Latar Belakang: Disfagia merupakan gangguan menelan yang sering terjadi pada pasien kanker nasofaring, terutama setelah menjalani kemoterapi dan radioterapi. Gangguan ini dapat memengaruhi kemampuan makan, status nutrisi, dan kualitas hidup penderita. Radioterapi pada area kepala dan leher dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan penurunan produksi saliva sehingga proses menelan menjadi terganggu.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gangguan menelan (disfagia) pada pasien dengan kanker nasofaring pascakemoterapi dan radioterapi.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang perempuan dengan usia 64 tahun. Pasien mengalami kanker nasofaring dan menggunakan Nasogastric Tube (NGT). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fungsi menelan.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien mengalami kesulitan menelan terutama pada makanan padat setelah menjalani kemoterapi dan radioterapi. Pasien membutuhkan bantuan cairan untuk menelan makanan dan mengalami penurunan berat badan secara bertahap. Pemeriksaan menelan menunjukkan waktu menelan lebih lama serta adanya pengulangan menelan dalam satu bolus makanan. Selain itu, ditemukan kualitas suara serak, namun fungsi bahasa, motorik, dengan kondisi batas normal.
Kesimpulan: Gangguan menelan pada pasien diduga disebabkan oleh efek kanker nasofaring serta terapi kemoterapi dan radioterapi yang memengaruhi fungsi otot menelan dan produksi saliva. Disfagia yang dialami pasien berdampak pada kemampuan makan dan status nutrisi sehingga diperlukan penanganan dan rehabilitasi yang tepat.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Puji Astuti, Dwi Ramdhani, Fizar Alif Nada Al-Illahida

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




