Penerapan Metode Phonetic Placement untuk Gangguan Artikulasi pada Anak dengan Disabilitas Intelektual: Studi Kasus Tunggal
DOI:
https://doi.org/10.59898/jawara.v2i1.21Kata Kunci:
artikulasi, disabilitas intelektual, phonetic placement, kejelasan bicaraAbstrak
Latar belakang: Kejelasan bicara merupakan faktor penting pada komunikasi verbal. Anak dengan disabilitas intelektual akan menghadapi kesulitan dalam berkomunikasi akibat berkurangnya kejelasan bicaranya.
Tujuan: Penggunaan metode phonetic placement untuk meningkatkan kemampuan produksi /m/ pada posisi awal kata belum efektif dilakukan pada anak dengan disabilitas intelektual pada kasus ini.
Metode: Menggunakan eksperimen subjek tunggal, dengan one group pretest-posttest design. Partisipan adalah seorang anak perempuan berusia 7 tahun dengan gangguan artikulasi /m/ pada posisi awal kata dan belum pernah mendapatkan terapi wicara.
Hasil: Pada penilaian pasca terapi wicara, belum terdapat peningkatan pada kemampuan klien dalam produksi /m/ pada posisi awal kata.
Saran: Penambahan frekuensi terapi mungkin dapat dilakukan untuk melihat peningkatan yang lebih signifikan, dan penyesuaian materi terapi.
Kata kunci: artikulasi, disabilitas intelektual, phonetic placement, kejelasan bicara.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Politeknik Arutala Johana Hendarto

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




