Penerapan Metode Sensori Motor untuk Meningkatkan Kemampuan Artikulasi pada Anak dengan Disabilitas Intelektual: Studi Kasus Tunggal
DOI:
https://doi.org/10.59898/jawara.v2i1.22Kata Kunci:
artikulasi, disabilitas intelektual, metode sensori motorAbstrak
Latar belakang: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa gangguan bunyi bicara pada anak dengan disabilitas intelektual akan berdampak pada komunikasi dengan lingkungannya. Mereka mengalami kesulitan yang lebih berat pada bahasa ekspresif dan kejelasan bicara dibandingkan reseptif. Diperlukannya intervensi untuk meningkatkan kemampuan bicara terutama pada kemampuan artikulasi.
Tujuan: penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh metode sensori motor dalam peningkatan kemampuan artikulasi.
Metode: menggunakan eskperimen subjek tunggal, dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Partisipan adalah seorang anak perempuan berusia 7:6 tahun dengan gangguan artikulasi pada konsonan /p/, /b/, /m/, /n/, /w/, /t/, /d/, /k/, /g/, /ŋ/, /j/, /c/, /f/, /w/, /v/, /h/, /r/, /y/, /z/, /fr/, /br/, /dw/, /gr/, /kl/, /pr/, /sk/, /sp/, /st/, /sw/. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan orang tua klien, observasi secara langsung kepada klien, dan tes. Terapi wicara dilakukan sebanyak 10 sesi dengan penekanan pada integrasi sensorik motorik. Penilaian perseptual dilakukan dengan membandingkan kemampuan produksi fonem /p/ posisi awal kata dengan kombinasi vokal /a/ sebelum dan setelah terapi.
Hasil: pada penilaian pasca terapi wicara, terdapat peningkatan sebanyak 40%.
Kesimpulan: dari kegiatan terapi sebanyak 10 sesi pertemuan dengan metode Sensori Motor adalah klien cukup berhasil memproduksi /p/ posisi awal kata dengan kombinasi vokal /a/. Saran: penelitian ini menyarankan untuk merancang siklus terapi agar dapat mengetahui efektivitas Metode Sensori motor lebih mendalam.
Kata kunci: artikulasi, disabilitas intelektual, metode sensori motor.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Politeknik Arutala Johana Hendarto

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




